Media Sarana Informasi
  • Home
  • Features
  • Product
  • Clients
  • Blog
  • About Us
Media Sarana Informasi
  • Home
  • Features
  • Product
  • Clients
  • Blog
  • About Us
Media Sarana Informasi
Home Properti

Sektor Properti Siap Kantongi 1,5 T Akibat Corona ?

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Corona Virus telah menghiasi trending topic selama beberapa bulan terakhir. Sejak berita munculnya Corona di Wuhan, hampir seluruh negara mempersiapkan diri untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Beberapa negara berlomba-lomba menangkis Corona dari negaranya, salah satunya Indonesia. China merupakan salah satu mitra utama Indonesia. China telah menjadi sumber keuangan terbesar Indonesia, baik dalam sektor ekonomi maupun pariwisata.

Dilansir dari Detik Finance penyebaran corona sangat mempengaruhi laju perekonomian suatu negara. Indonesia sendiri telah merasakan dampak yang cukup signifikan. Mulai dari penurunan wisatawan China, hingga terganggunya ekspor impor Indonesia – China.  Melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pemerintah Indonesia telah menyiapkan dana sebesar 1,5 Triliun untuk sektor Properti. Pemberian dana ini dirasa sangat penting untuk menyeimbangkan perekonomian Indonesia yang tengah mengalami kelesuan akibat Corona.

“(Insentif perumahan) akan dilaksanakan mulai bulan April. Jadi sudah disepakati dalam ratas kemarin, dalam rangka Corona ini ada stimulus perumahan sebesar Rp 1,5 triliun,” ungkap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Pemberian dana sebesar Rp 1, 5 Triliun ini terdiri atas dua bagian, sebesar Rp 800 miliar untuk Subsidi Seisih Bunga (SSB), dan Rp 700 miliar untuk Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM).  Pemberian bantuan dana oleh pemerintah ini tidak termasuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Pemberian dana oleh pemerintah yang cukup besar pada sektor properti ini berdasarkan pertimbangan melemahnya wisatawan asing yang membutuhkan penginapan atau tempat singgah di Indonesia akibat pembatasan penerimaan wisatawan asing. Sehingga pemerintah berupaya memaksimalkan perumahan bagi perekonomian kelas menengah kebawah sebagai objek utama.

Pemberian bantuan dana dari pemerintah ini menjadi angin segar bagi warga Indonesia yang menginginkan tempat tinggal nyaman, aman, dan pas dikantong. Selain itu dengan bertambahnya pembelian setiap rumah, akan menggerakkan lebih dari 150  industri kebutuhan rumah tangga, seperti : kipas angin, rice cooker, kulkas, dll. Sehingga roda perekonomian Indonesia akan cenderung stabil.

“Ya kalau itu bisa beli itu (kebutuhan rumah) kan berarti menggerakan, yang namanya rumah itu menggerakkan 150 industri lain. Ada yang beli rice cooker, kulkas, tempat tidur, macem-macem. Jadi itu menggerkakkan ekonomi lainya. Bangun-bangun itu (rumah) beli paku, papan, semen, besi, jadi menggerakkan sekitar 150-an industri,” pungkasnya.

Sumber Informasi :

https://finance.detik.com/properti/d-4915658/tangkis-corona-pemerintah-geontorkan-rp-15-t-ke-sektor-properti

Tags: corona properticovid 19dampak korona propertiekonomi melemahFLPPinsentif perumahankebijakan pemerintahpemerintahpenanganan coronaPUPRrumah subsidiSBUMsoftware developersoftware developer propertisoftware keuangan akuntansi propertisoftware keuangan developersoftware keuangan propertisoftware marketing propertisoftware propertivirus corona
Previous Post

Coworking Space Konsep Hunian Kekinian Untuk Para Freelancer

Next Post

Mengontrol Pembayaran Biaya Unit Rumah Pada Proyek Perumahan

Artikel Lainnya

Menjaga Jantung Bisnis Properti: Strategi Mengelola Cashflow dan Laporan Keuangan Tanpa Error
Properti

Menjaga Jantung Bisnis Properti: Strategi Mengelola Cashflow dan Laporan Keuangan Tanpa Error

26 June 2026
Alur Pengajuan KPR Perumahan: Cara Efektif Mengatasi Berkas Konsumen yang Kusut dan Mempercepat Akad
Properti

Alur Pengajuan KPR Perumahan: Cara Efektif Mengatasi Berkas Konsumen yang Kusut dan Mempercepat Akad

26 June 2026
Strategi Mengontrol Pengurusan Perizinan dan Legalitas Unit Perumahan Tanpa Ribet
Properti

Strategi Mengontrol Pengurusan Perizinan dan Legalitas Unit Perumahan Tanpa Ribet

26 June 2026
Anti-Laporan Fiktif: Cara Tepat Monitoring Progres Pembangunan Rumah Landed untuk Pengembang
Properti

Anti-Laporan Fiktif: Cara Tepat Monitoring Progres Pembangunan Rumah Landed untuk Pengembang

26 June 2026
Load More

Artikel Lainnya

Menjaga Jantung Bisnis Properti: Strategi Mengelola Cashflow dan Laporan Keuangan Tanpa Error

Menjaga Jantung Bisnis Properti: Strategi Mengelola Cashflow dan Laporan Keuangan Tanpa Error

2026/06/26

Banyak pengembang properti pemula tertipu oleh angka penjualan yang...

Alur Pengajuan KPR Perumahan: Cara Efektif Mengatasi Berkas Konsumen yang Kusut dan Mempercepat Akad

Alur Pengajuan KPR Perumahan: Cara Efektif Mengatasi Berkas Konsumen yang Kusut dan Mempercepat Akad

2026/06/26

Keberhasilan tim marketing menjual puluhan unit dalam waktu singkat...

Strategi Mengontrol Pengurusan Perizinan dan Legalitas Unit Perumahan Tanpa Ribet

Strategi Mengontrol Pengurusan Perizinan dan Legalitas Unit Perumahan Tanpa Ribet

2026/06/26

Pembangunan fisik yang cepat tidak akan berarti apa-apa jika...

Anti-Laporan Fiktif: Cara Tepat Monitoring Progres Pembangunan Rumah Landed untuk Pengembang

Anti-Laporan Fiktif: Cara Tepat Monitoring Progres Pembangunan Rumah Landed untuk Pengembang

2026/06/26

Salah satu kendala terbesar manajemen saat mengelola proyek landed...

Tentang Kami

MSI (PT Media Sarana Informasi) memahami tantangan Dunia Properti yang terus maju dan berkembang dengan pesat.

Tautan Penting

  • Perusahaan
  • Blog

Features

  • Perijinan & Legalitas
  • Marketing
  • Keuangan
  • Akuntansi
  • Manajemen

Contact Us

0823 1950 6901

  • 022 878 06 350
  • info@mediasarana.com

Designed by MSI

  • Home
  • Features
  • Product
  • Clients
  • Blog
  • About Us

© 2022 MSI