Media Sarana Informasi
  • Home
  • Features
  • Product
  • Clients
  • Blog
  • About Us
Media Sarana Informasi
  • Home
  • Features
  • Product
  • Clients
  • Blog
  • About Us
Media Sarana Informasi
Home Properti

Dampak WFH Pada Sektor Properti Saat dan Pasca Pandemi

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

INFO PROPERTI – Pandemi hingga saat ini belum reda, Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sedang berlangsung, sebagian wilayah di Indonesia  masih berlakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) sebagai upaya pencegahan pandemi makin meluas. Dengan diberlakukanya PSBB dan AKB ini berdampak pada kinerja perusahaan, dimana perusahaan mengambil  langkah untuk memberlakukan Work From Home (WFH), dampak dari WFH ini terasa sangat berat untuk perusahaan, khususnya bagi para karyawan kantor yang sebelumnya bekerja seharian satu ruangan dengan beberapa orang sekarang harus bekerja dengan banyak pembatasan, baik jumlah maupun kebiasaannya.

Kepala Riset Colliers International Indonesia, Ferry Salanto menyatakan bahwa, krisis ini berdampak  terhadap model dan desain perencanaan ruang kerja alternatif, pandemi menyebabkan banyak perusahaan tidak bisa kembali kepada model bisnis sebelumnya.

Budaya kerja WFH menyebabkan para karyawan  harus mengatur ulang tempat kerjanya dirumah. Dengan cara memadukan kerja di perkantoran dengan kerja jarak jauh, banyak fihak yang terdampak oleh budaya kerja ini salah satunya adalah sektor properti perkantoran. WFH mengakibatkan tarif sewa dan tingkat keterhunian properti perkantoran mengalami penurunan, jika ini terus berlanjut bukan tidak mungkin sistem kerja dari rumah ini akan menjadi sebuah tuntutan dan keniscayaan.

Baca Juga : Software Keuangan Properti Sistem Laporan Keuangan Yang Terintegrasi

WFH dilakukan  hampir diseluruh dunia, bahkan  di sembilanbelas negara Asia Pasifik, kombinasi permintaan yang stagnan dengan pasokan yang sudah  direncanakan  menekan cukup tajam pasar perkantoran. Penyerapan ruang perkantoran pada kuartal dua tahun 2020 ini menurun hingga 56 persen dari kuartal sebelumnya bahkan tidak meutup kemungkinan akan terjadi penurunan hingga sampai 41 persen. Dengan demikian dapat diperkirakan bahwa penurunan akan terjadi semakin curam lagi sampai  perusahaan berhasil mengatasi kondisi  ini.

Penurunan pemesanan properti tentu saja hal yang tidak menguntungkan, tetapi perlu diketahui juga kemungkinan jumlah penyewa akan mengalami kenaikan pasca pandemi. Hal ini dikarenakan adanya penarikan dari perusahaan hingga waktu yang tidak ditentukan. Maka  saat kondisi  kembali normal pembelian properti besar-besaran akan terjadi kenaikan hingga dua kali lipat di perusahaan yang terdampak.

Perusahaan harus mencari cara agar tetap stabil dan penurunan tidak terjadi semakin dalam, bukan itu saja perusahaan juga perlu membuat berbagai rencana antisipasi untuk situasi setelah pandemi ini berakhir .

Penulis            : Siti Lilik N.R

Editor              : Haris Sukarnayudabrata

Sumber            : https://www.antaranews.com/berita/1679154/konsultan-properti-pandemi-banyak-perusahaan-ubah-model-bisnis/

Tags: covid 19pandemipropertywork from home
Previous Post

Properti Industri Strategis Yang Terintegrasi

Next Post

Ingin Menjadi Developer…? Ini Caranya…!

Artikel Lainnya

Transformasi Hunian Urban Berbasis Komunitas: Kehidupan Hemat Energi di Kawasan Mixed-Use TOD
Properti

Transformasi Hunian Urban Berbasis Komunitas: Kehidupan Hemat Energi di Kawasan Mixed-Use TOD

24 June 2026
Akselerasi Infrastruktur Ibu Kota Baru: Peluang Emas Rumah Prafabrikasi di Kota Penyangga IKN
Properti

Akselerasi Infrastruktur Ibu Kota Baru: Peluang Emas Rumah Prafabrikasi di Kota Penyangga IKN

24 June 2026
Solusi Hunian Pekerja Gig Economy: Cara Lolos BI Checking dan Verifikasi KPR Tanpa Slip Gaji
Properti

Solusi Hunian Pekerja Gig Economy: Cara Lolos BI Checking dan Verifikasi KPR Tanpa Slip Gaji

24 June 2026
Kebijakan Insentif Pajak Properti 2026: Strategi Memilih Rumah Baru Bebas PPN DTP 100%
Properti

Kebijakan Insentif Pajak Properti 2026: Strategi Memilih Rumah Baru Bebas PPN DTP 100%

24 June 2026
Load More

Artikel Lainnya

Transformasi Hunian Urban Berbasis Komunitas: Kehidupan Hemat Energi di Kawasan Mixed-Use TOD

Transformasi Hunian Urban Berbasis Komunitas: Kehidupan Hemat Energi di Kawasan Mixed-Use TOD

2026/06/24

Kepadatan wilayah metropolitan Jakarta memaksa arsitek dan pengembang perkotaan...

Akselerasi Infrastruktur Ibu Kota Baru: Peluang Emas Rumah Prafabrikasi di Kota Penyangga IKN

Akselerasi Infrastruktur Ibu Kota Baru: Peluang Emas Rumah Prafabrikasi di Kota Penyangga IKN

2026/06/24

Kecepatan pembangunan infrastruktur di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN)...

Solusi Hunian Pekerja Gig Economy: Cara Lolos BI Checking dan Verifikasi KPR Tanpa Slip Gaji

Solusi Hunian Pekerja Gig Economy: Cara Lolos BI Checking dan Verifikasi KPR Tanpa Slip Gaji

2026/06/24

Pertumbuhan ekosistem ekonomi digital atau gig economy di Indonesia...

Kebijakan Insentif Pajak Properti 2026: Strategi Memilih Rumah Baru Bebas PPN DTP 100%

Kebijakan Insentif Pajak Properti 2026: Strategi Memilih Rumah Baru Bebas PPN DTP 100%

2026/06/24

Komitmen pemerintah dalam mengikis angka backlog perumahan nasional semakin...

Tentang Kami

MSI (PT Media Sarana Informasi) memahami tantangan Dunia Properti yang terus maju dan berkembang dengan pesat.

Tautan Penting

  • Perusahaan
  • Blog

Features

  • Perijinan & Legalitas
  • Marketing
  • Keuangan
  • Akuntansi
  • Manajemen

Contact Us

0823 1950 6901

  • 022 878 06 350
  • info@mediasarana.com

Designed by MSI

  • Home
  • Features
  • Product
  • Clients
  • Blog
  • About Us

© 2022 MSI