Media Sarana Informasi
  • Home
  • Features
  • Product
  • Clients
  • Blog
  • About Us
Media Sarana Informasi
  • Home
  • Features
  • Product
  • Clients
  • Blog
  • About Us
Media Sarana Informasi
Home Properti

Relaksasi Kredit, Upaya Perbankan Selamatkan Usaha Properti Akibat Pandemi

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pandemi mengakibatkan perekonomian Indonesia semakin memburuk, hampir semua sektor usaha mengalaminya, baik usaha kecil maupun menengah hingga usaha besar semua terkena dampaknya, tidak terkecuali sektor usaha properti. Dilansir dari Detik Finance di Jakarta telah terjadi penurunan daya beli masyarakat untuk pembelian partemen di kuartal I dari 87,2% menurun menjadi 85,5%.

Penurunan daya beli ini dikarenakan lemahnya pendapatan masyarakat, salah satu penyebabnya adalah tinggginya tingkat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan secara mendadak. Hingga sampai pertengahan april jumlah pegawai yang terdampak dalam sektor formal saja mencapai 1.500.156 orang dari 83.546 perusahaan, dimana 229.789 orang terkena PHK dan 1.270.367 orang dirumahkan, sedangkan disektor informal dari 30.794 perusahaan sebanyak 443.760 orang terpaksa harus mengalami PHK.

Walaupun begitu usaha properti harus tetap bertahan, seperti yang dikatakan oleh Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Anggawira, PHK dalam sektor properti dapat ditekan seminimal mungkin seperti yang telah  Bank Tabungan Negara (BTN) lakukan, yaitu BTN telah memberikan kelonggaran atau relaksasi kredit kepada pengembang. Dimana Kelonggaran tersebut akan membantu sektor properti untuk terus bertahan, bukan itu saja kelonggaran tersebut juga bisa menyelamatkaan ratusan ribu karyawan dari PHK, bahkan tidak menutup kemungkinan akan mendorong terciptanya lapangan kerja baru.

Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida menambahkan bahwa, keberlangsungan bisnis properti sangat bergantung pada kebijakan perbankan. Upaya penangguhan pembayaran bunga dan angsuran pokok selama 6 bulan atau 12 bulan menjadikan bisnis properti dapat berkembang, maka otomatis sektor  lainnyapun akan terselamatkan  meskipun masa pendemi masih berlangsung.

Selain itu masih menurut Totok, kebijakan perbankan ini harus atas instruksi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pencadangan dana atau Sinking Fund bisa dibuka blokirnya dan tidak harus dipenuhi pada setiap bulan selama masa pandemi, karena pembukaan rekening deposito milik debitur tersebut bisa  digunakan untuk kelangsungan usaha dan memenuhi kewajibannya kepada karyawan, juga utuk melakukan pencairan retensi.

Akhir kata dimasa pandemi ini kerjasama dan saling membantu antar sektor perbankan dan dunia usaha harus dilakukan untuk menjadikan perekonomian Indonesia supaya tetap bisa bertahan.

Penulis : Lilik NR.

Editor: Haris Sukarnayudabrata

Sumber:

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5005961/pengusaha-bilang-hal-ini-bisa-selamatkan-pekerja-properti-dari-phk

Tags: beli rumahcoronacovid 19pandemipropertirelaksasi kreditrumah
Previous Post

New Normal ,Tantangan dan Strategi Baru Bagi Developer

Next Post

Investasi Properti Tren Bisnis Pasangan Muda Ditengah Pandemi

Artikel Lainnya

Menjaga Jantung Bisnis Properti: Strategi Mengelola Cashflow dan Laporan Keuangan Tanpa Error
Properti

Menjaga Jantung Bisnis Properti: Strategi Mengelola Cashflow dan Laporan Keuangan Tanpa Error

26 June 2026
Alur Pengajuan KPR Perumahan: Cara Efektif Mengatasi Berkas Konsumen yang Kusut dan Mempercepat Akad
Properti

Alur Pengajuan KPR Perumahan: Cara Efektif Mengatasi Berkas Konsumen yang Kusut dan Mempercepat Akad

26 June 2026
Strategi Mengontrol Pengurusan Perizinan dan Legalitas Unit Perumahan Tanpa Ribet
Properti

Strategi Mengontrol Pengurusan Perizinan dan Legalitas Unit Perumahan Tanpa Ribet

26 June 2026
Anti-Laporan Fiktif: Cara Tepat Monitoring Progres Pembangunan Rumah Landed untuk Pengembang
Properti

Anti-Laporan Fiktif: Cara Tepat Monitoring Progres Pembangunan Rumah Landed untuk Pengembang

26 June 2026
Load More

Artikel Lainnya

Menjaga Jantung Bisnis Properti: Strategi Mengelola Cashflow dan Laporan Keuangan Tanpa Error

Menjaga Jantung Bisnis Properti: Strategi Mengelola Cashflow dan Laporan Keuangan Tanpa Error

2026/06/26

Banyak pengembang properti pemula tertipu oleh angka penjualan yang...

Alur Pengajuan KPR Perumahan: Cara Efektif Mengatasi Berkas Konsumen yang Kusut dan Mempercepat Akad

Alur Pengajuan KPR Perumahan: Cara Efektif Mengatasi Berkas Konsumen yang Kusut dan Mempercepat Akad

2026/06/26

Keberhasilan tim marketing menjual puluhan unit dalam waktu singkat...

Strategi Mengontrol Pengurusan Perizinan dan Legalitas Unit Perumahan Tanpa Ribet

Strategi Mengontrol Pengurusan Perizinan dan Legalitas Unit Perumahan Tanpa Ribet

2026/06/26

Pembangunan fisik yang cepat tidak akan berarti apa-apa jika...

Anti-Laporan Fiktif: Cara Tepat Monitoring Progres Pembangunan Rumah Landed untuk Pengembang

Anti-Laporan Fiktif: Cara Tepat Monitoring Progres Pembangunan Rumah Landed untuk Pengembang

2026/06/26

Salah satu kendala terbesar manajemen saat mengelola proyek landed...

Tentang Kami

MSI (PT Media Sarana Informasi) memahami tantangan Dunia Properti yang terus maju dan berkembang dengan pesat.

Tautan Penting

  • Perusahaan
  • Blog

Features

  • Perijinan & Legalitas
  • Marketing
  • Keuangan
  • Akuntansi
  • Manajemen

Contact Us

0823 1950 6901

  • 022 878 06 350
  • info@mediasarana.com

Designed by MSI

  • Home
  • Features
  • Product
  • Clients
  • Blog
  • About Us

© 2022 MSI