Media Sarana Informasi
  • Home
  • Features
  • Product
  • Clients
  • Blog
  • About Us
Media Sarana Informasi
  • Home
  • Features
  • Product
  • Clients
  • Blog
  • About Us
Media Sarana Informasi
Home Properti

Jangan Jadi Pengembang Perumahan Sebelum Tau 5 Hal Ini

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kebutuhan manusia akan tempat tinggal yang nyaman, aman, dan terjangkau adalah kebutuhan yang sangat mendesak saat ini, oleh karena itu usaha properti menjadi bisnis yang sangat menjanjikan. Saat ini di Indonesia telah berkembang banyak perusahan pengembang perumahan (developer). Meskipun dapat mendatangkan banyak keuntungan, tetapi banyak pula developer mengalami kegagalan bahkan kebangkrutan usaha. Dilansir dari Cekaja.com dari banyak penyebab kegagalan yang dialami developer, berikut ini ada lima kesalahan yang sering dilakukan oleh developer, yaitu :

  1. Manajemen Keuangan Yang Buruk

Pengelolaan keuangan yang buruk akan memicu terjadinya permasalahan kelak dikemudian hari, seperti terjadinya macetnya pembayaran kredit atau  Over Kredit. Over kredit ini akan mengakibatkan pemindahan kepemilikan properti kepada pihak lain, jelas hal ini akan sangat merugikan pengembang. Ada baiknya jika tidak bisa menghindari terjadinya permasalahan tersebut  cobalah untuk meminta nasehat atau konsultasi dengan ahlinya.

Perlu diketahui bahwa pengelolaan keuangan yang buruk terjadi biasanya dikarenakan lemahnya kontrol keuangan atau sistem keuangan yang digunakan tidak tepat guna (tidak kapabel) dan kurang memenuhi kebutuhan (kurang proporsional). Sudah seharusnya developer memiliki sistem keuangan yang memudahkan, yaitu sistem yang mampu melakukan proses kontrol keuangan secara cermat serta memiliki sistem jaringan antar elemen  perusahaan yang terpadu atau terintegrasi satu sama lainnya.

  1. Penentuan Lokasi Tanpa Mempertimbangkan Aspek Demografis

Penting sekali bagi developer untuk mengikuti secara seksama perkembangan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah, hal ini dilakukan untuk antisipasi agar tidak terjerumus pada pemilihan lokasi yang salah. karena lokasi yang strategis dipastikan  mengundang minat calon konsumen, jangan hanya karena  harga tanah yang murah  lupa mempertimbangkan aspek demografisnya, seperti apakah lokasinya sudah tepat untuk pengembangan perumahan? Apakah akan menjadi lokasi yang strategis? Atau bagaimanakah perkembangan ekonominya kelak dikemudian hari.?  Permasalah – permasalah tersebut bisa terjawab dengan cara mengikuti langkah-langkah pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah, untuk mendapatkan informasi yang lengkap sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan yang tepat.

Sepert kata pepatah “Tempat Yang Tepat  Menentukan Hasil Yang  Didapat”. Peribahasa tersebut sepertinya memang benar adanya, lokasi menjadi titik utama berhasil tidaknya sebuah bisnis properti,

  1. Kurang Memperhatikan Manajemen Waktu

Pengaturan manajemen waktu yang baik serta perencana pembangunan yang tepat dan benar, akan meminimalisir kesalahan-kesalahan yang terjadi, perbaikan  harus selalu dilakukan sesuai dengan rencana pembangunan yang telah ditetapkan.

Dipastikan proses pembangunan dilakukan tepat waktu, hindari terjadinya proses pembangunan yang mulur karena hal tersebut merupakan kesalahan yang sangat fatal, pembangunan properti (rumah, apartemen, maupun ruko) yang melewati batas waktu yang telah disepakati akan mengecewakan konsumen. Kepercayaan konsumen dan nama baik perusahaan akan akan hilang, alhasil perusahaan akan ditinggalkan oleh konsumen..

  1. Kejar Keuntungan Abaikan Kualitas

Penting sekali untuk memperhatikan kepuasan konsumen, bukan hanya lokasi yang strategis saja tetapi juga kualitas bangunan yang diinginkan oleh konsumen harus terpenuhi, seperti kata pepatah “Kualitas menentukan Prioritas”. Hindarilah mengejar keuntungan sebanyak-banyaknya tetapi abai terhadap kualitas material bangunan yang dipakai. Jika kesalahan ini dilakukan, bukan saja memunculkan pandangan negatif dari konsumen tetapi juga akan berdampak buruk pada bisnis yang sedang dikerjakan.

  1. Proses Penjualan Yang Lemah

Proses penjualan adalah ujung tombak dari sebuah usaha maka dari itu promosi menjadi bagian yang sangat penting dalam maju tidaknya sebuah usaha. Pada masa sekarang ini  promosi tdak hanya dilakukan dengan menyebar brosur, spanduk atau baliho saja, tetapi bisa juga memanfaatkan teknologi periklanan dalam berbagai media atau yang dinamakan proses penjualan dengan menggunakan sistem digital marketing. Tawarkanlah kemudah-kemudahan yang menarik serta menguntungkan, seperti adanya cicilan pembayaran, adanya bunga yang rendah serta pemberian cash back puluhan juta bagi konsumen.

Lemah promosi mengakibatkan produk yang dihasilkan akan terasa asing dimata calon konsumen, ini mengakibatkan produk yang ditawarkan tidak akan terjual.

Sebagai bahan pertimbangan perlu kiranya sebelum memulai atau saat terjun menjadi developer bekalilah diri sebaik mungkin dengan pengetahuan tentang properti secara lengkap, hal tersebut bisa dilkukan dengan cara mengikuti kelas-kelas bisnis untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru dari berbagai latar belakang, selani itu juga bisa saling tukar informasi terkait bisnis properti yang sedang dikembangkan.

Penulis : Lilik NR.

Editor: Haris Sukarnayudabrata

Sumber : https://www.cekaja.com/info/5-kesalahan-pengembang-properti-yang-dapat-menyebabkan-bangkrut/

Tags: Belajar jd pengembang perumahancara awal menjadi devlopercara menjadi developer perumahan tanpa modallangkah awal developer propertymekanisme developer perumahanmenjadi pengembang perumahanmodal untuk jadd developer
Previous Post

Strategi Jitu Usaha Sewa Properti

Next Post

Upaya Developer Bertahan Ditengah Pandemi

Artikel Lainnya

Menjaga Jantung Bisnis Properti: Strategi Mengelola Cashflow dan Laporan Keuangan Tanpa Error
Properti

Menjaga Jantung Bisnis Properti: Strategi Mengelola Cashflow dan Laporan Keuangan Tanpa Error

26 June 2026
Alur Pengajuan KPR Perumahan: Cara Efektif Mengatasi Berkas Konsumen yang Kusut dan Mempercepat Akad
Properti

Alur Pengajuan KPR Perumahan: Cara Efektif Mengatasi Berkas Konsumen yang Kusut dan Mempercepat Akad

26 June 2026
Strategi Mengontrol Pengurusan Perizinan dan Legalitas Unit Perumahan Tanpa Ribet
Properti

Strategi Mengontrol Pengurusan Perizinan dan Legalitas Unit Perumahan Tanpa Ribet

26 June 2026
Anti-Laporan Fiktif: Cara Tepat Monitoring Progres Pembangunan Rumah Landed untuk Pengembang
Properti

Anti-Laporan Fiktif: Cara Tepat Monitoring Progres Pembangunan Rumah Landed untuk Pengembang

26 June 2026
Load More

Artikel Lainnya

Menjaga Jantung Bisnis Properti: Strategi Mengelola Cashflow dan Laporan Keuangan Tanpa Error

Menjaga Jantung Bisnis Properti: Strategi Mengelola Cashflow dan Laporan Keuangan Tanpa Error

2026/06/26

Banyak pengembang properti pemula tertipu oleh angka penjualan yang...

Alur Pengajuan KPR Perumahan: Cara Efektif Mengatasi Berkas Konsumen yang Kusut dan Mempercepat Akad

Alur Pengajuan KPR Perumahan: Cara Efektif Mengatasi Berkas Konsumen yang Kusut dan Mempercepat Akad

2026/06/26

Keberhasilan tim marketing menjual puluhan unit dalam waktu singkat...

Strategi Mengontrol Pengurusan Perizinan dan Legalitas Unit Perumahan Tanpa Ribet

Strategi Mengontrol Pengurusan Perizinan dan Legalitas Unit Perumahan Tanpa Ribet

2026/06/26

Pembangunan fisik yang cepat tidak akan berarti apa-apa jika...

Anti-Laporan Fiktif: Cara Tepat Monitoring Progres Pembangunan Rumah Landed untuk Pengembang

Anti-Laporan Fiktif: Cara Tepat Monitoring Progres Pembangunan Rumah Landed untuk Pengembang

2026/06/26

Salah satu kendala terbesar manajemen saat mengelola proyek landed...

Tentang Kami

MSI (PT Media Sarana Informasi) memahami tantangan Dunia Properti yang terus maju dan berkembang dengan pesat.

Tautan Penting

  • Perusahaan
  • Blog

Features

  • Perijinan & Legalitas
  • Marketing
  • Keuangan
  • Akuntansi
  • Manajemen

Contact Us

0823 1950 6901

  • 022 878 06 350
  • info@mediasarana.com

Designed by MSI

  • Home
  • Features
  • Product
  • Clients
  • Blog
  • About Us

© 2022 MSI